468x60 Ads



Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Informasi Kegiatan Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Kantor Pusat Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Perpustakaan Insan Cendekia dan Mushola Al Ikhlas

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Kunjungan Petugas Kemenag Kabupaten Kebumen di TPQ Al Ikhlas

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Peresmian Majelis Attaqwa oleh Imam Mushola Al Ikhlas Mbah Manten Komaridjan Widodo

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Pengajian Rutin Lapanan Ahad Wage Jamaah Majelis Attaqwa

Selamat Datang di Yayasan Attaqwa Insan Cendekia

Menikmati Jaburan Setelah Jamaah Sholat Tarawih


Legenda Asal Mula Poncowarno

0 comments

 

Untuk membaca cerita selengkapnya, silakan klik sampul buku di atas☝☝☝ Buku "Legenda Asal Mula Poncowarno" mengungkap asal usul nama tempat di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Menyajikan secara komprehensif tentang Poncowarno sebagai desa dan kecamatan. Buku ini menggali cerita masa lalu sebagai warisan budaya di Kabupaten Kebumen. Berkisah tentang perjalanan Pangeran Bumi Dirjo atau Kyai Bumi yang pergi meninggalkan tempat bermukimnya di tepian Kali Luk Ulo karena keberadaannya sudah diketahui oleh Raja Amangkurat I yang hendak menangkap dan membawanya ke Kerjaaan Mataram. 

Pangeran Bumi Dirjo bersama rombongan pergi berjalan menuju ke arah timur melewati pebukitan di sebelah utara. Saat malam tiba, meraka berhenti dan beristirahat. Kelak tempat istirahat Pangeran Bumi Dirjo ini dikenal dengan nama Desa Lerep Bumen yang artinya tempat lerep atau istirahat untuk tidur Kyai Bumi atau Pangeran Bumi Dirjo.  

Setelah istrahat semalam, Pangeran Bumi Dirjo merasa tempat itu aman jika dijadikan tempat tinggal. Daerahnya berupa tanah perbuktian dipenuhi pepohonan hijau asri serta  masih sunyi karena jauh dari pemukiman warga. Namun, para pengikutnya tidak sepakat. Mereka memiliki pendapat yang berbeda. Karena ada lima orang semua berbeda pendapat, kelak tempat ini dikenal dengan nama Poncowarno. Karena tuah dari peristiwa itu, sampai sekarang perbedaan pendapat antara atasan dan bawahan di tempat ini menjadi hal yang biasa. 

 
. © 2016 Design by Manisum | Sponsored by bkktkm - bkktkm - bkktkm